Sore hari selepas Ashar, sejenak aku menemani Talida bermain air. Talida adalah anak ketiga ku yang sedang berusia 2 tahun 1 bulan. Dalam masa usia kanak-kanak yang belum banyak berfikir tentang dampak baju dan celananya yang basah. Ia begitu asyik memindahkan air dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Yang terpikir dalam benaknya adalah yang penting bisa memenuhi kebutuhannya untuk bermain air. Mungkin. Setelah sekian lama memindahkan air dalam ember kedalam kaleng bekas, maka akhirnya penuh juga botol bekas roti terisi air.
Selanjutnya, aku berpikir. Benarlah "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit". Tidak ada hal yang sedikit ketika dilakukan secara berulang. Tidak hanya pelanggaran, namun juga ketaatan. Kita tidak boleh meremehkan perbuatan dosa -sekecil apapun-, apalagi merasa nyaman dan terbiasa melakukannya. Demikian juga kita tidak boleh menyepelekan amal kebaikan meskipun dimata kita hanya kecil.
Selanjutnya, aku berpikir. Benarlah "sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit". Tidak ada hal yang sedikit ketika dilakukan secara berulang. Tidak hanya pelanggaran, namun juga ketaatan. Kita tidak boleh meremehkan perbuatan dosa -sekecil apapun-, apalagi merasa nyaman dan terbiasa melakukannya. Demikian juga kita tidak boleh menyepelekan amal kebaikan meskipun dimata kita hanya kecil.

0 komentar:
Posting Komentar